Termasuk 4 Besar Produsen Senjata Dunia

Zionis Israel Duduki 4 Besar Produsen Senjata Dunia COMES: -Zionis Israel menempati posisi empat besar dunia dalam pembuatan senjata. Untuk tahun ini saja negara Yahudi itu menempati posisi ke-4 setelah AS, Rusia dan Inggris dengan nilai eksport sebesar US$ 1,2 milyar per tahun. Hal ini sesuai laporan resmi yang disampaikan oleh anggota Kongres AS seperti yang dilansir al markaz al filistini lil i’lam kemarin, Ahad (18/9). Laporan itu juga menyebutkan adanya peningkatan besar bagi jual-beli senjata di dunia dan persaingan ketat di antara negara-negara produksi senjata tersebut. Sebagian besar perjanjian kesepakatan jual beli itu dilakukan tanpa ada pengawasan apapun, demikian salah satu bunyi laporan Kongres itu sambil menambahkan bahwa Zionis Israel adalah termasuk mereka yang sangat bersaing dalam jual beli tersebut. Sekadar untuk diketahui, Zionis Israel, selama 6 tahun terakhir ini, telah melakukan perlompatan besar dalam produksi dan pendistribusian senjata. Sejak Jendral Yoshe ben Hannan ditunjuk sebagai kepala bantuan di Dephan Israel, terlihat menyolok bidang ini dijadikan stressing. Sejak ia masuk di departemen ini, pemasukan Israel dari perdagangan senjata dunia mencapai US$ 1,7 milyar. Namun, setelah 6 tahun menduduki ketua bidang, pemasukan itu menjadi US$ 14 milyar, atau ada tambahan US$ 2,3 milyar per tahun. Beberapa hari ini, terlihat jelas betapa besarnya nilai perjanjian kesepakatan jual beli senjata antara AS dan Israel yang mencapai angka US$ 350 juta. Sebab perusahan snejata Israel Taas di kota Naserah (terjajah) akan membekali militer AS dengan amunisi (seperti peluru, senjata buru sergap, pistol berdiameter 5,56 mili meter, 7,6 mili meter dan 0,5 mili meter). Perjanjian ini termasuk perjanjian paling besar antara pabrik senjata Zionis Israel dengan AS. Perjanjian jual beli besar lainnya juga pernah dilakukan oleh Zionis dengan melakukan pengembangan dan pembaruan senjata-senjata lama. Perjanjian ini mencapai ratusan juta dollar yang dilakukan dengan masing-masing negara seperti India, China dan Turki. Walaupun mendapatkan tekanan dari pemerintah AS selama dua kali, terkait perjanjian penjualan senjata ke China, namun di sana masih ada sejumlah perjanjian yang tetap berjalan. India, dalam hal ini, merupakan negara pengimport senjata paling besar dari Zionis Israel. Kemudian diikuti oleh Turki, berupa peremajaan dan pembaruan pesawat dan tank milik militer Turki yang sudah tua. (AMRais)

Leave a Reply