Ya Allah!! Masjid Al-Aqsha uda hampir robuh!!
Bahaya ! Masjid Al Aqsha Akan Runtuh
Bersamaan dengan membludaknya jamaah kaum
muslilimin di Masjid al-Aqsha berkaitan dengan
datangnya bulan Ramadhan, maka bertambah juga
kekhawatiran terjadinya longsor di beberapa banguan
di areal al-Haram al-Qudsi.
Pelanggaran itu dilakukan Israel karena pihaknya
malarang lembaga waqaf Islam sebagai lembaga
pemelihara wilayah al-Haram al-Qudsi untuk
merenovasi beberapa bangunan yang ada.
Al-Haram al-Quds terletak di areal seluas 140 hektar
termasuk Masjid al-Aqsha, Qubbah al-Sakhra,
Mushollah Marwan, Kubbah-kubbah, pagar dan
pelatarannya.
Dalam pada itu yang paling terancam adalah musholla
Marwan yang terletak di bagian bawah Masjid al-
Aqsha yang baru di buka enam tahun yang lalu.
Walaupun pemerintah Israel menolak hal tersebut dan
menuduh lembaga Waqaf Islam telah melakukan
sabotase terhadap haikal Sulaiman.
Pada gelombang pertama, sebanyak 100.000 warga
Palestina memadati Masjid al-Aqsha. Sementara
ribuan orang lainnya melakukan shlat di Musholla
Marwan, walaupun Musholla itu hampir runtuh,
mereka menaruh beberapa tiang penyangga di pintu
masuknya dan beberapa sudut yang hampir runtuh.
Menurut sumber Palestina, selama dua tahun lebih
Israel melarang lembaga Waqaf Islam mengadakan
perbaikan di dinding sebelah timur sebagai
penyangga buar Musholla Marwan.
Adnan al-Husaini, direktur Waqaf Islam di al-Quds
mengatakan, tempat-tempat yang rawan longsor
diantaranya dinding sebelah timur yang menyangga
Musholla Marwan, dimana pemerintah Israel tanpa
sebab apapun melarang lembaga waqaf untuk
melakukan perbaikan. Padahal jamaah musholla
Masjid al-Aqsha semakin membludak terutama
menjelang bulan Ramadhan ini dan datangnya musim
dingin yang biasanya banyak cyrah hujan yang turun
yang akan mempercepat runtuhnya Masjid al-Aqsha.
Sementara itu, Syaikh Raed Shalah, ketua gerakan
Islam di wilayah Palestina jajahan 48 mengeluarkan
pernyataan yang berisi kecaman terhadap
pemerintah Israel yang melarang diadakannya
renovasi terhadap Masjid al-Aqsha terutama di
Musholla Marwannya.
Raed Shalah mengingatkan, bahwa Masjid al-Aqsha
dalam bahaya. Sumber bahaya ini pertama
bersumber dari pemerintah resmi Israel. Selama
Israel tetap bercokol di al-Quds timur maka al-Aqsha
selalu dalam bahaya. Kedua cuaca bila terjadi curah
hujan besar maka kemungkinan Masjid al-Aqsha akan
runtuh, karena tiang-tiang penyangganya sudah
kerops dan dihancurkan oleh yahudi radikal pada
peristiwa intifadhah kedua tahun 2000 yang lalu.
(pi/asy)