Hitam dan Putih

Lembaran hitam yang kembali memutih
Mengawali hidup tanpa mengakhiri
Antara diam dan bicara
Tak terlihat lagi kini
Tak terdengar lagi kini

Apakah karena dinding yang kita bangun telah poranda
Lalu kemanakah sisa-sisa puing itu
Puing yang menorehkan ingatan kita
Puing yang menorehkan ikatan kita
Yang terlihat hanya tembok baru yang dingin

Lembaran putih yang kemudian menghitam
Selalu mengakhiri tanpa pernah mengawali
Labirin kehidupan tak mau membawa arah
Semakin memudar saja warna-warna kita
Semakin membiaskan segalanya

Diantara hitam dan putih
Telah tersamarkan
Diantara hitam dan putih
Tidak terbatasi
Manakah yang hitam dan yang putih

Terendap sudah semua kini
Menghilangkan semua goresan
Lara sudah relung hati ini
Mengalirkan tetesan tetesan kepedihan

Tidak kah kau lihat aku disini
Selalu berdiri diantara hitam dan putih
Tidak kah kau rasakan aku disini
Dua sisi yang harus ku lewati

Ruang dan waktu semakin berlari
Meloncati hitam dan putih
Kenapa aku menjadi hitam
kenapa aku menjadi putih
Pertentangan diantara hitam dan putih
Yang merenggut aku dari segalanya

Leave a Reply